Gang Dolly

Gang Dolly

Gang DollyGang Dolly adalah nama tempat lokalisasi pelacuran di aerah Jarak, Pasar Kembang. Lokalisasi yang diperkirakan terbesar di Asia Tenggara ini dulunya dikelola oleh Tante Dolly, seorang perempuan keturunan Belanda ketika pemerintah Belanda menginvasi kota ini. (sumber dari http://id.wikipedia.org/wiki/Dolly,_Surabaya)

Sudut kota Surabaya ini memiliki 898 wisma prostitusi dengan 8.000 orang perempuan penggoda yang tiap malamnya duduk berjejer di etalase kaca untuk menunggu pelanggan membooking. Pasti banyak orang yang menentang keberadaan tempat ini akan tetapi ternyata Gang Dolly memberikan penghidupan bagi warga sekitar untuk membuka bisnis sampingan seperti warung, tempat parkir, bahkan persewaan kamar mandi.

Alhasil, pada saat bulan puasa ini, roda perekonomian seakan macet karena kebanyakan usaha warga setempat adalah bisnis yang mendukung keberadaan rumah-rumah bordil itu. Gang Dolly ditutup selama bulan puasa dan banyak dari pekerjanya pulang kampung. Bahkan pemilik wisma mengatur kepulangan mereka dengan bis sewaan yang dikawal oleh beberapa body guard.

Itulah wajah lain dari kota Surabaya, yang sesungghnya bukan sesuatu yang patut dibanggakan. Akan tetapi, keberadaan tempat ini sudah diakui dalam peta maupun tata kota pemkot, bahkan dalam ruang lingkup internasional.

(sumber diambil dari Jawa Pos, 19 September 2007. Foto diambil dari http://www.kompas.com/kompas-cetak/0105/31/UTAMA/3005h01.jpg)

Februari 26, 2008. Tag: . Uncategorized.

One Comment

  1. febri replied:

    gang dolly hidup karena para laki2 hidung belang yang terus- menerus bertambah, mungkin jika gang dolly di tutup akan banyak terjadi pemerkosaan terhadap gadis baik2, maka dari itu yang jelek biarlah jelek namun jangan sampai bertambah dengan bertambahnya prostitusi di kota Surabaya tercinta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback URI

%d blogger menyukai ini: